Skip to content

Prof. Urip Soroti Peran AI dalam Pembelajaran Bahasa di Palembang

Prodi Doktor Kependidikan Universitas Jambi kembali menegaskan kiprahnya dalam kancah pendidikan nasional melalui peran aktif para dosen dan guru besar yang diakui keahliannya. Salah satu buktinya adalah undangan yang diberikan kepada Prof. Urip Sulistiyo, S.Pd., M.Ed., Ph.D., untuk menjadi keynote speaker dalam kegiatan National Conference – English Language Seminar yang diselenggarakan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tridinanti Palembang pada Kamis, 26 Juni 2025.

Kegiatan seminar nasional ini mengangkat tema “Applying Technology and Artificial Intelligence (AI) in Language Learning”, yang menjadi isu penting dalam dunia pendidikan abad ke-21. Dengan latar belakang keahliannya di bidang pendidikan bahasa dan pemanfaatan teknologi pembelajaran, Prof. Urip memberikan kontribusi pemikiran yang visioner tentang bagaimana artificial intelligence dapat diintegrasikan secara efektif dalam proses pembelajaran bahasa, khususnya untuk meningkatkan keterampilan berbicara, menulis, dan memahami konteks komunikasi global.

Undangan yang diterima oleh Prof. Urip Sulistiyo ini mencerminkan pengakuan dari berbagai institusi pendidikan terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki oleh Prodi Doktor Kependidikan UNJA. Sebagai seorang guru besar dengan rekam jejak penelitian, publikasi internasional, dan inovasi dalam pembelajaran berbasis teknologi, kehadiran beliau di panggung akademik nasional menjadi wujud kontribusi nyata universitas dalam membangun kualitas pendidikan di Indonesia.

Keterlibatan Prof. Urip sebagai narasumber utama dalam forum akademik ini bukan hanya sekadar berbagi wawasan, melainkan juga menguatkan citra Prodi Doktor Kependidikan Universitas Jambi sebagai pusat pengembangan keilmuan pendidikan yang relevan dengan tantangan era digital. Melalui paparan yang bertajuk “Enhancing Oral Communication Skills with Interactive Chatbots”, Prof. Urip menyoroti peran AI-powered chatbots sebagai sarana pembelajaran yang mampu memberikan pengalaman interaktif, kontekstual, dan personal bagi pelajar bahasa.

Dalam presentasinya, beliau menjelaskan bahwa teknologi berbasis kecerdasan buatan seperti ChatGPT, Gemini AI, dan berbagai platform edutech modern, dapat menjadi learning companion yang efektif jika dipadukan dengan pendekatan pedagogis yang tepat. Konsep pembelajaran berbasis chatbot, misalnya, memungkinkan siswa untuk berlatih berbicara tanpa rasa takut salah, memperoleh koreksi instan, serta membangun kepercayaan diri dalam berkomunikasi.

“Pendidikan abad ke-21 menuntut kita untuk berpikir lebih kreatif dan adaptif. Teknologi bukan sekadar alat, melainkan mitra strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Dalam konteks pembelajaran bahasa, AI chatbots memberi ruang yang lebih luas untuk praktik komunikasi tanpa batas ruang dan waktu,” ujar Prof. Urip dalam paparannya di hadapan ratusan peserta seminar yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan praktisi pendidikan bahasa dari berbagai universitas di Sumatera Selatan dan sekitarnya.

Prestasi yang ditorehkan oleh Prof. Urip Sulistiyo ini merupakan cerminan dari visi Prodi Doktor Kependidikan Universitas Jambi untuk melahirkan ilmuwan pendidikan yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global. Dengan dukungan tenaga pendidik berkualifikasi doktor dan guru besar, prodi ini secara konsisten mendorong pengembangan kompetensi berbasis riset, publikasi ilmiah bereputasi, dan pemanfaatan teknologi mutakhir dalam pembelajaran.

Kehadiran Prof. Urip sebagai keynote speaker pada seminar nasional di FKIP Universitas Tridinanti mempertegas eksistensi Prodi Doktor Kependidikan UNJA sebagai center of excellence dalam dunia pendidikan tinggi. Dalam berbagai kesempatan, prodi ini telah menjadi rujukan dalam pengembangan penelitian inovatif, penyusunan kurikulum berbasis teknologi, serta pemberdayaan pendidik di tingkat nasional dan internasional.

Kegiatan seminar nasional di Palembang tersebut diikuti oleh para akademisi dari berbagai perguruan tinggi, di antaranya Universitas Muhammadiyah Palembang, Universitas Islam Ogan Komering Ilir, Universitas Adiwangsa Jambi, serta Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup Bengkulu. Acara ini dibuka dengan sambutan Dekan FKIP Universitas Tridinanti, Nyayu Lulu Nadya, M.Pd., dan dihadiri langsung oleh pimpinan fakultas serta perwakilan dari berbagai institusi.

Dalam sesi utama, Prof. Urip memberikan paparan komprehensif mengenai evolusi teknologi pembelajaran bahasa. Beliau menyoroti bagaimana e-learning platforms dan teknologi AI mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih inklusif, adaptif, dan personal. Diskusi hangat pun terjadi ketika peserta seminar bertanya mengenai tantangan penggunaan AI dalam dunia pendidikan, termasuk masalah etika, keamanan data, serta adaptasi kurikulum.

Salah satu mahasiswa peserta seminar, mengungkapkan kekagumannya terhadap presentasi Prof. Urip. “Beliau menjelaskan konsep yang sangat kompleks dengan cara yang sederhana dan inspiratif. Saya jadi semakin memahami bagaimana teknologi bisa membantu kita belajar bahasa dengan cara yang lebih menyenangkan,” ujarnya.

Prodi Doktor Kependidikan Universitas Jambi berkomitmen untuk terus memperluas jejaring kerjasama dengan berbagai institusi pendidikan di Indonesia, baik dalam bentuk seminar, lokakarya, maupun penelitian kolaboratif. Partisipasi aktif para dosen dan guru besar dalam berbagai forum akademik nasional dan internasional adalah wujud nyata dari komitmen ini.

Kehadiran Prof. Urip sebagai narasumber utama di Universitas Tridinanti Palembang bukan hanya membawa nama baik pribadi, tetapi juga menjadi bukti bahwa Prodi Doktor Kependidikan UNJA memiliki SDM pendidik yang unggul, visioner, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *